Home News Aksi Massa di Medan Desak Pembongkaran Menara Mitratel, Warga Tuntut Kompensasi dan Kepastian Hukum.

Aksi Massa di Medan Desak Pembongkaran Menara Mitratel, Warga Tuntut Kompensasi dan Kepastian Hukum.

Unjuk rasa di depan Gedung Graha Merah Putih memanas, massa ancam aksi lanjutan hingga Jakarta jika tuntutan tak direspons.

14
0
SHARE
Aksi Massa di Medan Desak Pembongkaran Menara Mitratel, Warga Tuntut Kompensasi dan Kepastian Hukum.

Keterangan Gambar : Sejumlah massa menyampaikan tuntutan secara terbuka di depan Gedung Graha Merah Putih, Kota Medan, dengan pengawalan aparat kepolisian, terkait desakan pembongkaran menara Mitratel serta permintaan kompensasi dan kepastian hukum bagi warga terdampak.

WARTALINTASBATAS.MY.ID, MEDAN — Aksi massa kembali mengguncang Kota Medan. Sejumlah warga yang tergabung dalam kelompok Masyarakat Cipta Kondisi Toleransi Tenggang Rasa Sumatera Utara menggelar unjuk rasa di depan Gedung Graha Merah Putih, Jalan Putri Hijau. Aksi ini menyoroti keberadaan menara telekomunikasi milik PT Daya Mitra Telekomunikasi Tbk yang dinilai merugikan masyarakat sekitar.

Koordinator aksi, Steven (Steven Hot), dalam orasinya menyampaikan bahwa infrastruktur menara tersebut telah menimbulkan dampak serius, mulai dari kerusakan bangunan warga hingga terganggunya estetika lingkungan. Massa menilai keberadaan kaki menara tidak lagi sesuai dengan peruntukan lahan dan berpotensi membahayakan keselamatan warga di sekitar lokasi.

Dalam aksi tersebut, massa menyampaikan dua tuntutan utama, yakni pembongkaran atau pencabutan kaki menara telekomunikasi yang dipersoalkan serta pemberian kompensasi kepada warga terdampak. Menurut mereka, kerugian yang ditimbulkan tidak hanya bersifat material, tetapi juga berdampak pada kenyamanan dan nilai lingkungan permukiman.

Aksi sempat memicu gangguan arus lalu lintas setelah sebagian ruas Jalan Putri Hijau diblokade oleh peserta unjuk rasa. Aparat keamanan tampak berjaga di lokasi untuk mengantisipasi potensi kericuhan sekaligus memastikan aksi berlangsung kondusif di salah satu kawasan bisnis strategis di Kota Medan.

Dalam pernyataan tegasnya, koordinator lapangan Daniel menyebut bahwa pihaknya akan menggelar aksi lanjutan selama satu bulan penuh jika tidak ada kepastian hukum dari PT Daya Mitra Telekomunikasi Tbk. Bahkan, massa mengancam akan membawa aksi ke Jakarta, termasuk ke kantor pusat Telkom, sebagai bentuk tekanan terhadap pihak terkait.

Hingga berita ini diturunkan, pihak PT Daya Mitra Telekomunikasi Tbk maupun pengelola Gedung Graha Merah Putih belum memberikan keterangan resmi terkait tuntutan yang disampaikan massa. Warga berharap ada respons cepat dan solusi konkret agar polemik ini tidak berkepanjangan.(WLB/:REL)