Home News Pemko Medan Dorong Film Pramuka Jadi Motor Penguatan Karakter Generasi Muda di Era Digital.

Pemko Medan Dorong Film Pramuka Jadi Motor Penguatan Karakter Generasi Muda di Era Digital.

Ratusan anggota Pramuka, pembina, dan kepala sekolah mengikuti nonton bareng Film Pramuka di Medan. Pemko Medan menilai film karya Kwartir Nasional Gerakan Pramuka bersama PT Alamanda Production menjadi media edukasi strategis untuk membangun karakter, kr

165
0
SHARE
Pemko Medan Dorong Film Pramuka Jadi Motor Penguatan Karakter Generasi Muda di Era Digital.

Keterangan Gambar : Ratusan anggota Gerakan Pramuka, pembina, serta kepala sekolah SD dan SMP se-Kota Medan mengikuti nonton bareng Film Pramuka sebagai bagian dari upaya memperkuat pendidikan karakter, kreativitas, dan semangat kebangsaan melalui media audiovisual di era digital.

WARTALINTASBATAS.MY.ID I MEDAN – Pemerintah Kota (Pemko) Medan menegaskan komitmennya dalam memperkuat pendidikan karakter bagi generasi muda melalui pendekatan yang inovatif dan relevan dengan perkembangan zaman. Salah satunya dengan memberikan apresiasi terhadap peluncuran Film Pramuka, karya kolaborasi Kwartir Nasional Gerakan Pramuka dan PT Alamanda Production yang dinilai mampu menjadi media edukasi berbasis audiovisual untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan di tengah derasnya arus digitalisasi.

Apresiasi tersebut disampaikan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas melalui Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Rakhmat Adi Syahputra Harahap, saat menghadiri kegiatan nonton bareng (nobar) Film Pramuka di Bioskop Cinepolis Sun Plaza Medan, Rabu (15/7/2026). Acara itu juga dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan Ahmad Barli Mulia Nasution, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga T. Chairuniza, para pembina Pramuka, kepala sekolah SD dan SMP se-Kota Medan, serta ratusan anggota Gerakan Pramuka.

Dalam sambutan Wali Kota Medan yang dibacakan Rakhmat, ditegaskan bahwa Film Pramuka bukan hanya menjadi tontonan, tetapi juga sarana pembelajaran modern yang mampu membentuk karakter generasi muda. Film tersebut mengangkat nilai-nilai kejujuran, disiplin, gotong royong, tanggung jawab, serta semangat persatuan yang berlandaskan Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika. Di sisi lain, film ini juga membuka ruang bagi tumbuhnya kreativitas generasi muda, termasuk mendorong lahirnya sineas-sineas berbakat dari lingkungan Gerakan Pramuka.

Pemko Medan menilai penggunaan media film sebagai sarana pendidikan merupakan langkah strategis untuk menjawab perubahan pola belajar anak-anak di era digital. Melalui penyajian visual yang menarik, pesan-pesan moral dan kebangsaan diyakini lebih mudah diterima dan dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah membangun sumber daya manusia yang berintegritas, kreatif, adaptif, dan memiliki rasa cinta tanah air yang kuat.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan Ahmad Barli Mulia Nasution yang juga mewakili Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Medan mengajak seluruh kepala sekolah agar memanfaatkan Film Pramuka sebagai media pembelajaran alternatif melalui kegiatan outing class maupun pendidikan karakter di lingkungan sekolah. Menurutnya, anak-anak saat ini lebih mudah menyerap informasi melalui media visual, sehingga film dapat menjadi sarana efektif untuk menanamkan nilai disiplin, kepemimpinan, kerja sama, jiwa korsa, serta semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.

Melalui dukungan terhadap Film Pramuka, Pemko Medan berharap kolaborasi antara pemerintah, dunia pendidikan, Gerakan Pramuka, dan industri kreatif terus diperkuat dalam mencetak generasi emas Indonesia. Inisiatif ini diyakini menjadi langkah nyata dalam membangun karakter pelajar yang tangguh, berdaya saing, serta mampu menghadapi tantangan global tanpa kehilangan jati diri sebagai bangsa Indonesia.(WLB/ REL)