Home Daerah Jalan Danau Tempe Rusak Bertahun-Tahun, PDIP dan Gerindra Desak Pemko Binjai Bergerak Cepat.

Jalan Danau Tempe Rusak Bertahun-Tahun, PDIP dan Gerindra Desak Pemko Binjai Bergerak Cepat.

30
0
SHARE
Jalan Danau Tempe Rusak Bertahun-Tahun, PDIP dan Gerindra Desak Pemko Binjai Bergerak Cepat.

Keterangan Gambar : Anggota DPRD Binjai dari Fraksi PDIP dan Gerindra saat menyampaikan desakan kepada Pemko Binjai agar segera memperbaiki Jalan Danau Tempe di Kecamatan Binjai Timur yang rusak bertahun-tahun dan dikeluhkan masyarakat.

WARTALINTASBATAS.MY.ID, BINJAI – Kondisi Jalan Danau Tempe di Kecamatan Binjai Timur kembali menjadi sorotan publik. Anggota DPRD Binjai dari Fraksi PDIP dan Gerindra kompak mendesak Pemerintah Kota Binjai segera melakukan perbaikan terhadap jalan yang disebut sudah bertahun-tahun rusak tanpa penanganan serius. Desakan itu muncul setelah gelombang keluhan masyarakat semakin meluas akibat kerusakan jalan yang dinilai mengganggu aktivitas warga dan membahayakan pengguna jalan.

Ketua DPC PDIP Binjai sekaligus Anggota DPRD Binjai, H. Syarif Sitepu, menilai Pemko Binjai terlalu lamban merespons persoalan infrastruktur dasar di wilayah Binjai Timur. Ia menyebut Jalan Danau Tempe sudah berulang kali diusulkan untuk diperbaiki, namun hingga kini belum ada realisasi nyata dari pemerintah daerah. Menurutnya, kondisi tersebut memicu kekecewaan masyarakat yang merasa aspirasi mereka diabaikan.

“Warga sudah sangat geram karena jalan itu rusak bertahun-tahun dan belum juga diperbaiki. Kami di DPRD terus menerima keluhan masyarakat. Ini bukan hanya soal kenyamanan, tapi juga menyangkut keselamatan pengguna jalan,” ujar Syarif Sitepu, Jumat (8/5/2026). Ia juga menyoroti fakta bahwa di kawasan tersebut terdapat rumah mantan Wali Kota Binjai, Ali Umri, yang dinilai memiliki jasa besar bagi pembangunan kota.

Senada dengan itu, Anggota DPRD Binjai Fraksi Gerindra, Ronggur Simorangkir, mengaku sering mendapat protes langsung dari warga terkait rusaknya Jalan Danau Tempe. Politisi dari Dapil Binjai Timur itu mengatakan masyarakat mulai mempertanyakan komitmen Pemerintah Kota Binjai dalam merealisasikan janji pembangunan infrastruktur yang selama ini disampaikan kepada publik.

“Pak Amir Hamzah dikenal baik, tapi masyarakat sekarang menunggu bukti nyata. Jalan ini sudah lama rusak dan sampai hari ini belum ada tindakan konkret. Akhirnya kami yang terus dikejar warga saat turun ke lapangan,” kata Ronggur. Ia menegaskan bahwa persoalan jalan rusak tidak boleh terus dianggap sepele karena berdampak langsung terhadap ekonomi dan mobilitas masyarakat sehari-hari.

Desakan dari dua fraksi besar di DPRD Binjai tersebut diperkirakan akan semakin memperkuat tekanan publik terhadap Pemko Binjai untuk segera melakukan pembenahan infrastruktur. Warga berharap pemerintah daerah tidak lagi menunda perbaikan Jalan Danau Tempe agar aktivitas masyarakat kembali lancar dan aman. Jika tidak segera ditangani, isu jalan rusak ini dikhawatirkan akan berkembang menjadi gelombang protes masyarakat yang lebih besar di Kota Binjai.(WLB/ REL)